BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar Gelar FGD, Bahas Rencana Kontigensi Bencana Cuaca Ekstrem
Font Terkecil
Font Terbesar
BERITA INDONESIA | SELAYAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar lokakarya dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Dokumen Rencana Kontigensi (Renkon) Bencana Cuaca Ekstrem di Warkop Q-TA, Jalan Abdul Qadir Kasim, Benteng, Kamis (18/6).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Ahmad Aliefyanto, M.M.Pub., dan diikuti sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanggulangan bencana di daerah.
Dalam sambutannya, Ahmad Aliefyanto mengatakan penyusunan Dokumen Rencana Kontigensi Bencana Cuaca Ekstrem merupakan kebutuhan sekaligus kewajiban pemerintah daerah sesuai dengan regulasi nasional.
Dokumen tersebut menjadi bagian dari implementasi Kajian Risiko Bencana (KRB), Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), serta indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada urusan wajib pelayanan dasar bidang penanggulangan bencana.
Ia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Selain memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata, wilayah ini juga menghadapi ancaman banjir, gempa bumi, tsunami, abrasi pantai, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, erosi daerah aliran sungai, cuaca ekstrem, hingga gelombang tinggi.
Menurutnya, dokumen rencana kontingensi merupakan tindak lanjut dari Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) yang telah disusun sebelumnya.
Dokumen tersebut diantaranya memuat pemetaan ancaman, kerentanan, kapasitas wilayah, serta rencana aksi penanggulangan bencana cuaca ekstrem pada tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Ahmad Aliefyanto berharap seluruh perangkat daerah, unsur masyarakat, dan mitra pembangunan berpartisipasi aktif dalam penyusunan dokumen tersebut agar menjadi pedoman kerja yang efektif dalam mengurangi risiko bencana, meminimalkan kerugian, serta menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, yang telah menyiapkan seluruh tahapan penyelenggaraan lokakarya dan FGD sebagai upaya memperkuat perencanaan penanggulangan bencana berbasis kolaborasi demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Selayar yang tangguh menghadapi bencana. (Fad)

